- 1 butir kelapa yang masih agak muda
- 2 butir kelapa sedang
- 1 kg Kulit Babi/ayam
- Nangka Muda
- 1 Ltr minyak kelapa murni
1. Bumbu Utama (basa gede), terdiri dari:
- Laos
- Kencur
- Jahe
- Kunyit
- Bawang putih
- Bawang merah
- Kemiri
- Lada hitam + lada putih
- Laos
- Kencur
- Bawang putih
- Kemiri
- Bawang merah
- Bawang putih
- Cabe
- Terasi
- Jeruk limau
1. Olah Bahan Utama – Di atas telah disampaikan rincian bahan utama yang diperlukan. Berikut adalah proses pengolahannya:
- Sebutir kelapa muda yang telah dikupas, dipotong menjadi 4 lempengan daging kelapa, lalu dibakar kurang lebih 5 menit dengan api sedang (jangan sampai gosong). Kelapa bakar diiris tipis serong lalu di rajang setengah halus. Simpan di mangkok atau piring.
- Sebutir kelapa sedang yang telah dikupas, diparut, lalu diremas-remas seperti membuat santan hingga semua air dan minyaknya keluar.. Sedangkan ampas kelapanya di simpan bersama-sama dengan kelapa bakar yang telah di cincang tadi.
- Satu kilogram kulit babi/ayam, direbus hingga matang. Setelah kulit matang, diris tipis-tipis seukuran dengan irisan kelapa muda bakar tadi. Selesai diiris, gabung dengan kelapa muda dan ampas perasan kelapa.
- Nangka muda dikupas kulitnya, rebus hingga 3/4 matang. Setelah matang potong kecil-kecil (dichop kasar)
- Bumbu Utama (basa gede) yang terdiri dari laos, kencur, jahe, kunyit, bawang putih, kemiri, lada hitam + lada putih, dirajang.
- Bumbu penggurih (basa penyangluh) yang terdiri dari laos, kencur, bawang putih, kemiri, ditambah dengan bumbu utama (basa gede) di atas ditumbuk bersama-sama hingga halus. Setelah halus, goreng dengan minyak kelapa (usahakan minya kelapa murni), hingga cukup matang. Setelah mengeluarkan aroma, tuang santan hasil perasan kelapa di tahap-1. diaduk-aduk dengan bumbu hingga merata dan kental (tidak ada kuah yang tersisa).
- Bumbu “embe”, bawang merah dan bawang putih diiris melintang tipis-tipis dan cabai dicincang kasar. Bawang dan cabai digoreng bersama-sama dengan terasi hingga matang (tapi tidak sampai gosong). Setelah matang disimpan di mangkok, tambahkan garam secukupnya, lalu diremas-remas.
- Siapkan tempat adonan yang agak besar, bisa pakai mangkok ukuran besar atau paso tanah liat ukuran besar agar saat proses pengadukan dilakukan tidak licin dan hasilnya lebih baik.
- Masukan bahan utama (kelapa bakar cincang, kulit irisdan ampas kelapa, kelapa muda yang telah dichop kasar) Lalu diaduk hingga merata.
- Masukan bumbu ke dalam tempat adonan yang sama bersama-sama dengan bahan utama, lalu diaduk hingga merata dan tambahkan garam secukupnya.
- Masukan darah ayam/babi secukupnya (jika mau bikin lawar barak/merah) ke dalam tempat adonan yang sama, dicampur dengan bahan dan bumbu yang telah diaduk rata. Lalu diaduk sambil diremas-remas. Proses meremas-remas ini perlu supaya tidak ada darah yang menggumpal. Usahakan agar tidak terlalu banyak darah. Apabila yang akan dibuat adalah lawar putih maka proses ini tidak usah dilakukan.
- Peras jeruk limau yang sudah dibelah sebagai penguat rasa dan aroma. Tambahkan seperlunya.
- Terakhir, setelah bahan-bahan, bumbu, darah sudah dicampur rata, bumbu “embe” dituangkan ke dalam tempat adonan lawar, lalu dicampur hingga rata.
No comments:
Post a Comment